Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jalan tol baru buat kendaraan pemudik melonjak 10 persen

Jalan tol baru buat kendaraan pemudik melonjak 10 persen Arus Mudik Cikampek. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkirakan volume kendaraan pada arus mudik Lebaran 2015 meningkat 10 persen dari arus mudik tahun lalu. Peningkatan tersebut karena adanya infrastruktur jalan tol baru dan pertumbuhan ekonomi setiap daerah.

"Cenderungan melihat secara total menunjukkan proyeksi kita naik tahun lalu proyeksi 10 persen yang di jalur arus mudik," ujar Sekretaris Perusahaan Jasa Marga, Mohammad Sofyan kepada merdeka.com, Jakarta, Senin (20/7).

Jasa Marga pun telah memberikan pelayanan kepada pengguna jalan tol yaitu dengan memberikan diskon 35 persen untuk transaksi di setiap tol yang dikelola. Diskon tersebut diberikan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang akan mudik Lebaran ke kampung halamannya.

"Kami juga memberikan bagi pengguna jalan tol, dari 7 Juli 2015 pukul 00.00 WIB hingga 22 Juli 2015 pukul 24.00 WIB, diskon tarif tol sebesar 35 persen pada seluruh ruas jalan tol, kecuali Jalan Tol Dalam Kota Jakarta yang diberikan diskon tarif tol sebesar 25 persen," kata dia.

Dengan adanya diskon ini, Sofyan berharap volume lalu lintas pada ruas-ruas yang dikelola Jasa Marga, khususnya Jalan Tol Dalam Kota dan JORR di sepanjang lebaran akan mengalami peningkatan volume kendaraan.

Perseroan sendiri mengelola jalan tol sepanjang 215 km untuk melayani pemudik yang akan menuju Jawa Tengah dan Jawa Barat. Diantaranya, jalan Tol tersebut terdiri dari Jalan Tol Jakarta-Cikampek (72 km), Jalan Tol Cikampek-Padalarang (58,50 km), Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (35,64 km), Jalan tol Palimanan-Kanci (26,30 km), Jalan Tol Semarang (24,5 km) dan Jalan tol Semarang-Solo Ruas Semarang-Ungaran (11,3 km) serta Ruas Ungaran-Bawen (12 km). (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP