Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jaga kestabilan rupiah, hidupkan kembali gerakan menabung

Jaga kestabilan rupiah, hidupkan kembali gerakan menabung

Merdeka.com - Mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution melihat ada satu jurus menjaga kestabilan rupiah yang terlupakan. Yaitu, memupuk modal dalam negeri atau menabung

"Satu kerentanan dalam ekonomi kita adalah fluktuasi nilai tukar. Ini ada kaitan dengan aspek lain, kemampuan menabung orang Indonesia. Yang sudah kita lupakan, pada 1970-an ada kampanye besar-besaran agar masyarakat menabung," kata ketua umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia itu saat menghelat silaturahmi dunia usaha bertajuk: Presiden Menjawab Tantangan Ekonomi Indonesia, Jakarta, Kamis (9/7).

Mengapa Indonesia mengalami defisit kembar? kata Darmin itu lantaran pemupukan modal dalam negeri lebih rendah ketimbang investasi yang diperlukan.

"Kita itu kelihatannya tidak pernah bicarakan lagi soal saving, sehingga tak mampu membiayai investasi yang kita perlukan. Akibatnya, defisit APBN dan transaksi berjalan."

Sebetulnya, kata Darmin, dana di masyarakat banyak. Sehingga, masyarakat perlu didorong untuk menyimpannya di perbankan.

"Kalau dibuka akses dan produk baik, financial inclusion, sebetulnya dana banyak masyarakat ditempatkan dulu di bank walau seminggu atau tiga hari itu sudah bisa menambah likuiditas sehingga menambah kemampuan sektor keuangan untuk biayai investasi."

Idealnya, menurut Darmin, porsi modal dalam negeri harus sekitar 32 persen-33 persen dari produk domestik bruto (PDB). Faktanya, saat ini hanya sekitar 28 persen-20 persen PDB.

"Selisihnya ditutup dengan mengundang modal asing," katanya. "Kalau penanaman modal asing (sektor riil) saja, risiko tak besar. tapi kalau modal asing mengalir ke investasi portofolio jangka pendek, maka risiko semakin besar. Karena bisa jadi dia pulang ramai-ramai kalau ada isu macam-macam."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP