Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadi Pertama, Pusat Perbelanjaan LTC Glodok Gunakan Listrik Panel Surya

Jadi Pertama, Pusat Perbelanjaan LTC Glodok Gunakan Listrik Panel Surya panel surya. ©REUTERS/Regis Duvignau

Merdeka.com - Pemerintah terus mendorong penggunaan energi baru dan terbarukan untuk mengejar target pengurangan emisi karbon. salah satu langkah tersebut telah dilakukan Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok dengan menerapkan energi baru terbarukan dalam kegiatan operasionalnya melalui instalasi PLTS Atap.

Sebanyak 880 panel fotovoltaik yang terpasang di atap gedung LTC Glodok mampu menghemat 508.511 kWh setiap tahunnya. Ini jadi pemasangan PLtS pertama di pusat perdagangan elektronik di Jakarta.

"Hal ini semakin menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan dan berorientasi pada efisiensi sumber daya," kata Chief Engineering of LTC Glodok, Rubianto, Minggu (31/10).

Dengan mengedepankan konsep eco-friendly melalui instalasi solar panel yang terpasang di atap gedung, pihaknya meyakini betapa pentingnya penerapan praktik environmental, social and governance (ESG) dalam kegiatan operasional

"Kami akan terus melakukan pengembangan infrastruktur yang berkesinambungan untuk para pengunjung dan tenant," ujarnya.

Bekerjasama dengan Xurya Daya Indonesia sebagai mitra strategis dalam instalasi PLTS Atap tanpa biaya investasi, pemanfaatan energi surya yang dilakukan oleh LTC Glodok sejak September 2021 ini semakin membuktikan bahwa bangunan komersial seperti pusat perdagangan juga dapat berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon.

Selain mampu menghemat penggunaan listrik, penggunaan PLTS Atap juga dapat meningkatkan property value, dan LTC Glodok sudah selangkah lebih maju dalam hal ini.

Melalui pemasangan PLTS Atap ini, LTC Glodok setiap tahunnya turut berkontribusi terhadap pengurangan emisi CO2 sebesar 474.949 kg. Jumlah CO2 tersebut setara dengan jumlah yang dihasilkan dari konsumsi 132.595 liter bensin atau setara menanam 5.959 pohon.

Bauran Energi

Seperti yang diketahui, pemerintah tengah menggenjot penggunaan energi bersih melalui energi baru dan terbarukan (EBT).

Dalam target bauran EBT pada Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN), bauran EBT di tahun 2025 ditargetkan mencapai 23 persen.

Sementara itu, dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenagalistrik (RUPTL) PLN tahun 2021 - 2030 porsi pembangkit EBT lebih besar atau mencapai 51,6 persen dibandingkan energi fosil yang mencapai 48,4 persen.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP