Jadi penghubung ekonomi, harga properti di Gading Serpong terus naik
Merdeka.com - Kawasan Gading Serpong di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, disebut sebagai daerah penyangga Jakarta yang paling potensial. Sebab, daerah ini didukung sarana perkotaan yang lengkap, memiliki banyak akses jalan tol serta harga properti yang terus meningkat.
Tak hanya itu, lokasi Gading Serpong dinilai strategis karena berada di tengah-tengah kawasan pengembang besar seperti Paramount Land, Summarecon, Lippo Karawaci, BSD City, Alam Sutera, dan Puri Indah.
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, kawasan Gading Serpong sudah diakui sebagai salah satu pusat ekonomi baru terpenting, tidak hanya di Tangerang Raya tetapi juga di kawasan Jabodetabek. Berbagai infrastruktur yang dibangun pengembang swasta di Gading Serpong telah membantu membangun koneksi antar kawasan yang dahulunya tertutup. Kawasan Gading Serpong misalnya kini sudah terkoneksi dengan BSD City, Lippo Village, dan Alam Sutera.
Koneksi ini turut mendorong perekonomian di Tangerang bertumbuh lebih cepat. Didukung banyak akses jalan arteri, bahkan tol langsung baik Jakarta-Merak dan tol lingkar luar Jakarta (JORR), serta fasilitas penunjang perkotaan yang semakin lengkap.
"Gading Serpong sudah menjadi new economic hub paling penting di Tangerang Raya, bahkan untuk Jabodetabek. Kawasan ini infrastrukturnya banyak dibantu swasta terutama pengembang sehingga bisa menjadi seperti sekarang," ungkap Ahmed Zaki di Jakarta, Senin (18/1).
Melihat potensi ini, Ahmed berjanji akan terus memberikan dukungan untuk pertumbuhan kawasan Gading Serpong terutama sebagai kota penunjang aktivitas bisnis, kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Tangerang.
Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Banten, Soelaeman Soemawinata, memprediksi Gading Serpong dan sekitarnya bakal menjadi daerah penyangga Jakarta terpenting karena didukung aktivitas pengembangan kota yang didominasi developer-developer besar seperti Paramount Land, Summarecon Serpong, BSD City dan Alam Sutera.
"Dalam dua tahun terakhir kawasan ini banyak dibangun berbagai proyek properti tidak hanya residensial, namun juga komersial. Dan kondisi itu masih akan berlangsung dalam beberapa tahun mendatang," ujar Soelaeman.
Ketua Umum DPP Asosiasi Pengembang Permukiman dan Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi), Eddy Ganefo mengatakan, kawasan Serpong terlebih Gading Serpong merupakan salah satu wilayah di Provinsi Banten yang sangat strategis disamping fasilitas perkotaan yang sudah lengkap dibanding kawasan lain di provinsi tersebut.
Selain itu pertumbuhan hunian juga sangat pesat karena lokasinya strategis karena dapat terhubung langsung ke Jakarta dan Jawa Barat, sehingga Gading Serpong paling cocok dijadikan kawasan penghubung (hub) ekonomi di Banten.
"Namun yang perlu dilakukan pemerintah daerah adalah sebaik mungkin menyusun detail tata ruangnya dengan mempertimbangkan perkembangan kota yang sangat pesat di kawasan ini," ujar Eddy.
Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho melihat kawasan Gading Serpong merupakan prioritas bagi Paramount Land dalam mengembangkan bisnis propertinya.
Paramount Land telah mengembangkan sedikitnya 1.000 hektare lahan di Gading Serpong menjadi kawasan hunian terpadu sejak sembilan tahun lalu. Kawasan Gading Serpong menurutnya punya banyak kemudahan yaitu lewat Jalan Raya Serpong dan Jalan Bumi Serpong Damai (BSD) yang dekat dengan pintu tol menuju Jakarta, Merak, dan Tangerang.
"Dengan segala keunggulan itu, saya pastikan properti di kawasan Gading Serpong sangat cocok untuk end user maupun para investor karena rata-rata nilai propertinya bisa naik 10-20 persen per tahun," sebut Ervan. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya