Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadi Mitra PLN, PT Arlisco Elektrika Perkasa Resmi Beroperasi di Banten

Jadi Mitra PLN, PT Arlisco Elektrika Perkasa Resmi Beroperasi di Banten PT Arlisco Elektrika Perkasa Beroperasi di Banten. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - PT Arlisco Elektrika Perkasa yang merupakan salah satu perusahaan swasta nasional Indonesia sebagai mitra PLN dalam menyediakan peralatan listrik, resmi beroperasi di daerah Legok, Tangerang, Baten.

Peresmian pabrik PT Arlisco Elekrika Perkasa dihadiri oleh Direktur Utama Perseroan Tikno Sunjoto Handoko, EVP Pengembangan Regional Jawa Bagian Barat PLN Didik Sudarmadi, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, dan Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian Kementerian Perindustrian Zakiyudin.

Direktur Utama Perusahaan, Tikno Sunjoto Handoko mengatakan, peresmian ini dapat membantu lebih banyak lagi penyerapan tenaga kerja.

"Saya harap dengan berkembang terus perusahaan ini bisa serap lebih banyak tenaga kerja. Kemenperin juga bisa membantu berkembang supaya bisa jadi substitusi produk yang sampai sekarang barang ini masih diimpor," ujarnya di Banten, Senin (1/4).

Sebagai pendukung ketenagalistrikan dan mitra PLN, dia berharap tingkat komponen dalam negeri (TKDN) semakin tinggi sehingga dapat bersaing dengan perusahaan mancanegara. "Mimpi tahun depan kita bisa semakin tinggi tkdn-nya. Karena kontrak ahli teknologinya jujur saja sudah dapat," jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini PT Arlisco grup mempekerjakan sejumlah 140 karyawan yang bekerja di bidang produksi dan enjinering. Direncanakan hasil produksi yang dihasilkan dapat diekspor ke negara yang sedang berkembang di luar negeri.

Perusahaan mendukung program PLN dalam menyediakan peralatan listrik produksi lokal nasional dengan kualitas yang tidak kalah dengan produksi impor.

Perseroan juga diharapkan mendapat dukungan penuh kebijakan pemerintah dan BUMN (PLN) dalam memproteksi pabrik yang dengan sungguh-sungguh menerapkan proses lokalisasi.

Misalnya kebijakan preferensi dalam penentuan kuota yang linier dengan proses produksi dan nilai TKDN (kandungan lokal) yang dicapai pabrikan. Dengan demikian tidaklah mustahil Negara Indonesia akan dapat bersaing dengan negara maju lainnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP