Investor minta pemerintah baru lebih perhatikan pasar modal
Merdeka.com - Pentingnya peran investor dalam kemajuan ekonomi suatu bangsa membuat mereka meminta pemerintah memperhatikan keberlangsungan pasar modal di Indonesia. Para investor berharap pemerintah baru lebih memperhatikan sektor ini mendatang.
"Harapannya presiden yang pro market yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Friderica Widyasari Dewi, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (7/5).
Menurutnya, dengan diperhatikannya kinerja pasar modal, niscaya aliran dana asing juga akan lebih deras mengucur datang ke Tanah Air. "Harus mendukung dan menyakini kebijakan yang positif, tapi sekarang mereka (investor domestik) tidak merasa khawatir," jelas dia.
Sebelumnya, BEI mencatat sepanjang tahun ini dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia mencapai Rp 30 triliun. Pencapaian ini seiring dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menempati urutan kedua terbaik di Asia, setelah PSEi Filipina.
"Net buy asing per hari ini dari awal tahun sudah Rp 30 triliun, berarti pasar kita positif," ujar Friderica.
Dia menjelaskan, sepanjang empat bulan pertama tahun ini, IHSG mencatat pertumbuhan 13,21 persen. Sementara bursa saham Filipina pada periode yang sama naik sekitar 14 persen.
"Kapitalisasi pasar juga meningkat terus dari tahun kemarin," jelas dia.
Atas dasar itu, otoritas pasar modal semakin giat untuk mencari investor institusi baru. Salah satu caranya dengan menggelar kegiatan tahunan.
"Kami terus mengembangkan dari sisi survei dan infrastruktur. Kita banyak kegiatan investor ritel tapi hari ini khusus untuk investor institusi. Kita juga lakukan roadshow di luar negeri seperti di Jepang, AS, dan Eropa," ungkapnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya