Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Intip 5 cara atur uang selama Ramadan

Intip 5 cara atur uang selama Ramadan aktivitas ramadan di negara-negara muslim. ©2016 REUTERS

Merdeka.com - Saat menjelang bulan Ramadan, anda biasa pergi ke pusat perbelanjaan, di sana anda akan melihat ada banyak produk baru yang tentunya cukup menyita perhatian. Tidak hanya produk fashion, tapi produk kebutuhan sehari-hari juga banyak ditawarkan pada saat seperti itu.

Tanpa sadar, terkadang anda membeli beberapa produk tertentu yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Akibatnya, saat masih di pertengahan bulan, rupanya kebutuhan yang belum terpenuhi masih sangat banyak tetapi budget sudah semakin menipis.

Mungkin uang yang ada adalah uang dari THR dan tunjangan lainnya, namun mengapa gaji anda sendiri tidak bersisa.

Menjelang bulan Ramadan dan hari raya Lebaran, sebenarnya pengeluaran akan lebih banyak dibandingkan bulan-bulan biasa. Selain harga yang juga sedang merangkak naik, keperluan akan produk-produk tertentu diperlukan dalam jumlah banyak.

Belum lagi mempersiapkan budget untuk sekedar menjalankan tradisi membeli baju baru dan juga memberikan hadiah lebaran untuk keluarga besar tercinta. Anda perlu melakukan pengaturan keuangan untuk terpenuhinya berbagai keperluan saat Ramadhan dan hari raya nanti. Intip tips-tips atur uang selama Ramadan agar tak kehabisan saat Lebaran. Berikut ulasan cermati.com:

Hindari belanja di bazar

di bazar rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menjelang Ramadan dan mendekati hari raya nanti, di setiap mal biasanya ada banyak bazar dengan penawaran menarik terutama produk fashion dengan diskon yang cukup tinggi. Para wanita biasanya sangat suka melihat-lihat produk fashion dengan label diskon.

Saat produknya ternyata bagus dan sesuai dengan keinginannya, maka produk itu akan dibeli. Tidak berhenti sampai di situ, bazaar juga menyediakan produk pendukung lainnya, seperti aksesoris, tas dan sepatu.

Sebaiknya anda berbelanja di bazar seperlunya saja. Batasi pengeluaran karena akan banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi.

Terlalu beli banyak makanan

banyak makanan rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Di Indonesia, sepertinya sudah menjadi tradisi bahwa menjelang Ramadan dan juga hari raya, sebagian besar orang membeli banyak makanan dengan alasan agar saat lebaran nanti, tidak kekurangan makanan karena akan banyak sanak saudara yang berdatangan.

Hal ini tentunya membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit. Membeli kue-kue dengan berbagai macam kue, ditambah makanan dan minuman lainnya. Jika budget anda sekiranya tidak mencukupi untuk memenuhi tradisi tersebut, anda cukup membeli kue dan makanan lainnya sewajarnya.

Ganti menu masakan setiap hari

masakan setiap hari rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Saat bulan Ramadan, kita harus melakukan makan sahur dan berbuka dengan menu yang sedikit lebih istimewa dalam jumlah yang cukup banyak. Biasanya, saat di luar bulan Ramadhan, mungkin tidak semua anggota keluarga kita bisa makan di rumah.

Berbeda dengan saat Ramadan, hampir sebagian besar memiliki waktu untuk makan sahur dan berbuka puasa di rumah. Setiap harinya tentu perlu masakan yang berbeda-beda agar tidak bosan dan juga tetap semangat menjalani puasanya.

Walaupun begitu, hal tersebut tidaklah diwajibkan. Anda cukup menyajikan menu masakan yang berbeda maksimal 2 jenis masakan saja. Hal tersebut sebagai cara untuk berhemat selama bulan Ramadan.

Jika tidak bisa menjalankan hal tersebut, anda bisa menggantinya dengan berbelanja bahan makanan yang diberi label diskon atau berbelanja jauh-jauh hari sebelum semua harga kebutuhan pokok naik.

Hindari buka puasa di luar rumah

puasa di luar rumah rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ini juga merupakan tradisi sebagian besar orang Indonesia untuk melakukan buka puasa bersama dengan teman-teman di kantor, kampus atau sekolah. Harga rata-rata rumah makan yang biasanya dijadikan tempat khusus untuk berbuka puasa ini, berkisar dari Rp 25.000 hingga Rp 40.000 per porsinya.

Belum lagi tambahan minuman dan makanan penutup lainnya. Anda bayangkan, jika selama satu bulan Ramadan, anda sering berbuka puasa di luar, berapa budget yang dikeluarkan hanya untuk makan di luar.

Sebaiknya budget yang anda miliki disimpan untuk memenuhi kebutuhan lainnya selama bulan Ramadan hingga menjelang hari raya.

Aturlah keuangan selama Ramadan

selama ramadan rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Buatlah list khusus mengenai berapa budget yang harus dikeluarkan selama bulan Ramadan, satu bulan ke depan. Tuliskan dengan jelas, apa saja kebutuhan yang harus anda penuhi dan benar-benar dibutuhkan.

Siapkan juga budget khusus untuk memanjakan diri anda dan keluarga berbelanja pakaian lebaran dan juga kebutuhan lebaran lainnya. Usahakan untuk tetap berhemat dengan cara tidak menghabiskan semua THR serta tunjangan juga gaji. Tetap menabung di saat hari raya juga tidak ada salahnya.

 

 

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP