Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini tantangan besar Kementerian Perindustrian di 2017

Ini tantangan besar Kementerian Perindustrian di 2017 airlangga hartarto. ©blogspot.com

Merdeka.com - Pengamat Ekonomi dari Indef, Berly Martawardaya meminta Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam membangun sektor industri di Tanah Air. Menurutnya, Airlangga yang baru menjabat kurang lebih 6 bulan telah menetapkan prioritasnya dengan cukup tepat.

Tantangan besar Kemenperin di 2017 adalah menuntaskan pembangunan 36 kawasan Industri yang menyediakan wilayah dengan infrastruktur lengkap dan perizinan dipercepat. Sebagian besar kawasan tersebut sudah selesai tahap Detailed Engineering Design (DED) di 2016.

"Salah satu program lain yang tengah digalakkan Kemenperin adalah sekolah vokasi di mana industri membutuhkan pembangunan sumber daya manusia bekerjasama dengan Kemendiknas. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber daya Manusia Indonesia," kata Berly di Jakarta, Jumat (10/2).

Namun, hal ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi Airlangga untuk mengajak pengusaha ikut menyusun kurikulum sekolah vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri serta membuka magang. Menurutnya, jika hal ini terwujud maka akan meningkatkan produktivitas dan daya saing Industri.

Berly pun mengapresiasi Kemenperin yang saat ini juga fokus membangun Industri Kecil Menengah (IKM) di mana pengusaha lokal dibina dan diberikan bantuan alat produksi.

"Di sektor IKM kita patut apresiasi Kemenperin dimana tahun 2016 telah membina sentra IKM sebanyak 7437 dan memberikan 1852 alat bantuan kepada sentra IKM. Tentu saja perlu dievaluasi apakah bantuan tersebut tepat sasaran," pungkasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP