Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini tanggapan pedagang soal rencana impor daging kerbau asal India

Ini tanggapan pedagang soal rencana impor daging kerbau asal India kerbau. shutterstock

Merdeka.com - Pemerintah berencana untuk melakukan impor daging kerbau dari India untuk menekan harga daging sapi di Indonesia. Sebab, daging kerbau tersebut harganya lebih murah dan bisa membuat eksportir daging negara lain ikut menurunkan harga.

Rencana kebijakan ini mendapat pro kontra dari berbagai kalangan tak kecuali dari sisi pedagang. Di Pasar Senen Jakarta Pusat, salah satu pedagang, Pakis berpendapat, pemerintah tidak perlu impor daging kerbau asal India tersebut, karena masyarakat tidak berminat.

"Daging kerbau kurang diminati, nih ya, bakso adanya bakso sapi, enggak ada bakso kerbau. Rendang adanya rendang sapi jarang rendang kerbau. Mungkin kalau di daerah lain daging kerbau banyak yang beli tapi kalau di sini mah mayoritasnya beli daging sapi," katanya saat berbincang dengan merdeka.com di pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (19/7).

Dia menilai, daging kerbau mengandung serat kasar, dagingnya berwarna hitam dan sangat berbeda dengan daging sapi yang warna dagingnya merah. "Kalau menurut saya lebih baik impor daging sapi dari pada kerbau," katanya.

Hal berbeda dikatakan oleh pedagang daging lainnya, Akmal. Dia setuju dengan rencana kebijakan pemerintah dalam mengimpor daging kerbau.

"Saya setuju kalau bisa secepatnya jadi enak banyak pilihan asalkan murah, daging kerbau kan enak juga," kata Akmal.

"Kalau masyarakat asal murah pasti ada saja yang beli, mau itu kerbau atau sapi," katanya.

Perum Bulog masih belum bisa memasukkan daging kerbau impor ke Indonesia. Sebab, daging hewan memamah biak yang didatangkan dari India itu masih harus diperiksa kehalalannya oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

"Ini baru mau disertifikasi MUI tanggal 20 Juli. Kalau MUI sudah clear baru bisa masuk," Jelas Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti saat ditemui di Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (18/7).

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP