Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini strategi pemerintah antisipasi kemacetan tol saat mudik Lebaran

Ini strategi pemerintah antisipasi kemacetan tol saat mudik Lebaran Macet Tol Jakarta-Cikampek. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah kemacetan di ruas tol selama masa mudik Lebaran 2018. Pertama ialah menyiapkan ratusan ribu kartu elektronik atau e-toll di gerbang tol (GT) agar bisa dipakai oleh pengguna mudik Lebaran 2018.

Kepala BPJT, Herry Trisaputra Zuna, mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan bank penyedia uang elektronik untuk menyediakan 150.000 kartu baru agar bisa dibeli para pemudik yang hendak memasuki jalan tol. Namun, kartu ini tidak diberikan secara cuma-cuma.

"Bank penyedia uang elektronik bekerjasama dengan badan usaha menyediakan sebanyak 150.000 kartu baru, untuk antisipasi ada pengguna yang butuh kartu. Tapi bayar ya, ini dijual," terang dia di Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (18/5).

Selain itu, dia menyampaikan, BPJT telah memiliki sekitar 120 mobile reader atau mesin electronic data capture (EDC) untuk dioperasikan di setiap GT yang terpantau padat. Diharapkan hal ini bisa memecah antrean.

"Jadi kalau dulu petugas yang datang menyerahkan kartu, sekarang petugas datang untuk melakukan transaksi taping di reader yang bergerak. Dengan cara ini, diharapkan antrean bisa diurai," ungkapnya.

Herry pun menjelaskan, strategi contra flow juga akan diberlakukan di sejumlah rest area tol yang kemacetannya mengular.

"Seperti misalnya di Cikopo-Palimanan pada saat tahun lalu terjadi kemacetan akibat rest area, tahun ini diantisipasi dengan Contra flow. Jadi kalau rest areanya membuntut sampai ke belakang areanya, dibuka Contra flow," pungkas Herry.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP