Ini strategi Menko Darmin genjot penerimaan devisa negara
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution membeberkan cara menggenjot penerimaan devisa di tengah kondisi ekonomi saat ini. Dia mengatakan, ada beberapa sektor yang sudah dipersiapkan, seperti pariwisata.
"Untuk pariwisata kita sudah merumuskan langkah-langkah konkret. Kita sudah banyak mengarahkan pembangunan untuk pariwisata itu tentu saja soal infrastruktur dan hotel," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (3/8).
Menko Darmin menjelaskan, selain memperbaiki infrastruktur pariwisata, pemerintah juga memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus UKM di daerah pariwisata. "Kita juga merumuskan pemberian KUR untuk UKM di daerah pariwisata seperti homestay, restoran kecil, penjualan kerajinan. Nah itu kan konkret," jelasnya.
Tak hanya itu, pemerintah juga sedang merancang perluasan penggunaan Biodisel 20 persen atau B20 untuk non Public Service Obligation atau non subsidi. Hal ini diyakini akan menghemat devisa karena akan berdampak pada pengurangan penggunaan solar.
"Kedua, pemerintah juga memutuskan segera melaksanakan B20 untuk biodiesel baik PSO maupun non PSO. Itu akan menghemat devisa karena dia akan mengurangi penggunaan solar yang tadinya hanya untuk PSO yang B20, ke depannya akan menggunakan B20 untuk semua penggunaan solar dalam negeri," jelasnya.
Langkah-langkah ini kata Menko Darmin, masih terus dimatangkan pemerintah, termasuk mendorong tambahan ekspor batubara. "Sekarang itu juga sedang dibahas, dan dievaluasi oleh Kementerian ESDM dan Kemenko Maritim, persoalan mendorong tambahan ekspor batu bara. Itu konkret kan, bukan abstrak dan bukan angan angan," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya