Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini strategi ASDP hadapi kepadatan arus mudik di Pelabuhan Merak-Baekahuni

Ini strategi ASDP hadapi kepadatan arus mudik di Pelabuhan Merak-Baekahuni aktifitas di pelabuhan merak. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi jumlah pemudik yang akan melintasi jalur laut Merak-Bakauheni pada mudik Lebaran 2018 akan meningkat 10 persen dari tahun lalu. Mengantisipasi kepadatan, perusahaan menyiapkan beberapa skenario berupa penyediaan tiga jenis kapal angkut penyeberangan yang dibedakan berdasarkan ukurannya.

Menurut prediksi dari Commercial Director ASDP, Yusuf Hadi, jumlah pemudik yang akan pulang pergi dari Pelabuhan Merak di Banten ke Pelabuhan Bakauheni di Lampung maupun sebaliknya pada tahun ini akan melonjak dari 1,4 juta jiwa menjadi 1,6 juta jiwa.

"Pada 2017, kita menghitung jumlah kendaraan roda dua (motor), roda empat (mobil) dan bus total ada sekitar 290 ribu unit. Bakal naik lagi 10 persen juga jadi 320 ribu unit kendaraan pada 2018," ungkapnya di Pelabuhan Merak, Cilegon, Senin (9/4).

Dalam strateginya, jika lalu lintas laut terpantau normal, ASDP akan mempersiapkan 30 unit kapal berukuran kecil, sedang dan besar. Selanjutnya, 33 unit kapal berukuran sedang dan besar akan disediakan bila lonjakan penumpang sudah mulai padat. Kalau sangat padat, maka ASDP akan menaikkan jumlahnya menjadi 35 unit kapal berukuran besar, yaitu sekitar 5 ribu GT.

Yusuf memperinci, kapal laut yang disediakan oleh ASDP di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni, total ada 68 unit.

"Kita pun memprediksi, peak hour (puncak kemacetan) di Merak-Bakauheni akan terjadi di atas jam 6 malam sampai Subuh. Soalnya pada jam-jam segitu banyak kapal logistik yang menyeberang," terang dia.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak Fahmi Alweni menyatakan, pihaknya tengah bernegosiasi dengan beberapa perusahaan untuk menghentikan sementara waktu pengoperasian kapal logistik di Selat Sunda beberapa hari jelang Lebaran. "Saya sedang mencoba, kalau bisa kapal-kapal itu untuk sementara waktu tidak beroperasi dulu, yakni H-3 jelang Lebaran."

Selain itu, Pelabuhan Merak juga akan memudahkan calon penumpang dengan penambahan loket pemesanan.

"Sampai di Pelabuhan (Merak), kita menyiapkan loket lebih banyak. Yang biasanya 5 loket untuk pejalan kaki, jadi 31 loket, bertambah 26 loket," jelasnya

Tidak hanya loket bagi penumpang pejalan kaki, ASDP juga menambah keberadaan tempat pemesanan tiket on the spot untuk sepeda motor dan kendaraan roda empat sejenis mobil pribadi dan bus. Untuk sepeda motor, dari 2 loket bertambah menjadi 34 loket, dan loket kendaraan roda empat bertambah sembilan pos, yakni dari 8 loket jadi 17 loket.

Sementara itu, Corporate Secretary PT ASDP Imelda Alini memaparkan, akan disediakan dua buffer zone untuk pemesanan tiket di luar Pelabuhan Merak, salah satunya di Km 43 Ruas Tol Jakarta-Merak.

"Kita juga siapkan satu buffer zone di jalan arteri, yaitu di Hotel Grand Mangku Putra di Kota Cilegon," kata dia.

ASDP juga sudah bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Alfamart, Indomaret, Pertamina, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, sampai PT Pos Indonesia untuk bisa mendistribusikan tiket mudik ke Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni di selatan Sumatera.

"Jadi pemudik nanti bisa memesan tiketnya di tempat-tempat seperti Alfamart, Indomaret sampai SPBU," pungkas dia.

Reporter:Maulandy Rizki Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP