Ini rencana Menteri Jonan dalam mengelola Sumber Daya Alam Indonesia
Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menceritakan pemikirannya tentang mengelola Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah di Indonesia. Menurut Menteri Jonan, saat ini SDA tak semata-mata hanya untuk menopang ekonomi, tapi untuk pemerataan ekonomi dan meningkatkan daya beli.
Menteri Jonan melanjutkan, Jepang yang tidak memiliki SDA sekaya Indonesia bisa tetap menjaga daya beli masyarakatnya. Jadi, jika daya beli masyarakat Indonesia sudah tinggi, maka SDA bisa digunakan untuk yang lain.
"Jepang tak punya sumber alam kayak kita, daya beli sangat besar. Kalau daya beli besar dan meningkatkan, kita cari SDA buat apa. Beli (impor) minyak mentah tidak apa selama ada daya beli," kata Menteri Jonan dalam acara Economic Challenges di Jakarta, Jumat (24/3).
Menteri Jonan secara tegas mengatakan, SDA Indonesia ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, tapi dengan kaedah yang wajar. Dia menghalalkan impor SDA jika harga jauh lebih murah dibanding dalam negeri.
"Kalau misalnya gas dalam negeri digunakan industri dan PLN lebih mahal dari impor, yah diizinkan impor," kata Menteri Jonan.
Menteri Jonan mengakui, pemanfaatan SDA dalam negeri masih belum efisien. Dampaknya, inefisiensi yang dihasilkan harus ditanggung masyarakat dalam bentuk harga yang tinggi.
"Misalnya gas di Bintuni, kemudian harus dikirim Arun, lalu disalurkan lagi ke Belawan pembangkit listrik pakai pipa. Ini kita atur lagi agar lebih efisien."
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya