Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini rencana jangka panjang Jokowi cegah pelemahan Rupiah

Ini rencana jangka panjang Jokowi cegah pelemahan Rupiah idr rupiah. shutterstock

Merdeka.com - Pelemahan nilai tukar Rupiah kerap membayangi perekonomian di Indonesia. Hal ini menjadi bukti rentannya Indonesia terhadap gejolak ekonomi global. Menanggapi ini, pemerintahan Jokowi - JK punya kebijakan jangka panjang agar Rupiah tidak terus melemah dan memperkuat ekonomi.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Suharso Monoarfa menyebut salah satu kebijakan Presiden Jokowi adalah dengan memajukan sektor riil. Namun, semua ini sangat berkaitan dengan sektor infrastruktur yang seharusnya bisa mendukung mobilitas ekonomi di tiap daerah.

Selain itu, pemerintah juga akan fokus pada pengembangan sektor energi alternatif di tingkat nasional. Ini dilakukan untuk mengurangi beban ekonomi atas ketergantungan impor Indonesia dalam sektor energi.

"Sektor infrastruktur akan makin dipertegas sehingga semua kota bisa tersambung. Agar biaya logistik bisa menurun, biar kita juga bisa bersaing di pasar. Dan sampai saat ini, ada sejumlah masalah yang sudah diketahui pemerintah untuk menjadi potongan kebijakan yang mendukungnya," kata Suharso dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3).

Namun demikian, Suharso mengakui pemerintah tidak akan mampu menyelesaikan masalah ini sendirian. Ada sejumlah hal yang masih sangat terbatas bagi pemerintah, terutama dalam menentukan siapa yang akan menjadi eksekutor. Suharso meminta seluruh pelaku sektor usaha, baik dari pemerintah sendiri maupun pihak swasta, agar bisa berkoordinasi membentuk iklim ekonomi yang progresif, demi menguatkan nilai tukar rupiah agar kembali ke posisi yang lebih baik.

"Pertanyaannya, siapa yang akan mengerjakan semua proyek itu ? Kapasitas kita sampai mana ? Di sini jelas bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena modal dari APBN terbatas, maka kita memerlukan Kadin dan kawan-kawan pelaku usaha di sektor ekonomi untuk berpartisipasi," tutupnya. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP