Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini rahasia pemerintah percepat pembangunan infrastruktur di 2017

Ini rahasia pemerintah percepat pembangunan infrastruktur di 2017 Proyek simpang susun Semanggi. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ketua Tim Pelaksana Koordinasi Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan, dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur di 2017, pemerintah telah merencanakan untuk melakukan beberapa hal.

Seperti pembangunan infrastruktur jalan, pemerintah akan mendorong skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan availability payment, mendorong pengadaan yang lebih transparan untuk mendorong investasi asing.

"Juga meningkatkan peran BLU LMAN untuk mendanai pengadaan tanah proyek yang merupakan proyek strategis nasional," kata Wahyu di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/11).

Untuk infrastruktur kereta, pemerintah akan meningkatkan kapasitas perencanaan, pengembangan, dan manajemen proyek, serta meningkatkan investasi swasta asing di sektor perkeretaapian dan transportasi perkotaan.

Di infrastruktur bandara, pemerintah akan mendorong pengembangan bandara dengan skema KPBU melalui sekuritisasi aset. Untuk pelabuhan, pemerintah akan mempersiapkan pembangunan pelabuhan termasuk pelabuhan HUB internasional untuk mendorong kegiatan ekspor dan meningkatkan investasi swasta asing di sektor pelabuhan.

"Infrastruktur ketenagalistrikan, pemerintah akan terus mempercepat the bottlenecking program 35.000 MW termasuk penyelesaian pengadaan tanah dan percepatan financial closing, mendorong kandungan dalam negeri untuk dimanfaatkan dalam proyek kelistrikan," imbuhnya.

Sementara, di sektor air bersih dan limbah, pemerintah akan memperjelas regulasi untuk mengurangi sektir swasta dan reformasi kelanjutan PDAM atau PT PAL serta mempersiapkan proyek percontohan air limbah dengan investasi swasta.

"Sedangkan di infrastruktur sosial, pemerintah akan mempersiapkan proyek percontohan dengan skema KPBU dan kontrak tahun zaman," jelas Wahyu.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP