Ini pesan Menhub Budi ke anak buah agar pungli tak terjadi lagi
Merdeka.com - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyampaikan arahan kepada bawahannya, khususnya kepada karyawan di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Arahan ini sekaligus untuk memberikan pemahaman dan memastikan agar pungutan liar (pungli) tidak terjadi lagi di institusinya.
Secara tegas, Budi meminta kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan agar menghilangkan mentalitas jabatan untuk memperkaya diri. Menurutnya, di era saat ini sudah bukan zamannya lagi pungli karena akan menjadi budaya buruk dalam pemerintahan.
"Hilangkan mentalitas itu, mari ciptakan pelayanan publik di Kementerian Perhubungan yang lebih steril dari berbagai praktik penyimpangan atau pungutan liar," ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (24/10).
Menurut Budi, sistem perizinan secara online bukan berarti akan menghilangkan praktik pungli. Sebab, celah itu muncul ketika segelintir pejabat memanfaatkan posisinya untuk membuka ruang bagi pungli dan menyalahgunakan amanah.
"Dibutuhkan pelayanan yang efisien dan transparan, yaitu dengan sistem online. Tapi jika itu dikerjakan tanpa integritas sama halnya tidak berarti apa-apa. Butuh suatu integritas dan komitmen yang tinggi," jelasnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Tonny Budiono meminta seluruh jajarannya untuk sedari dini memberantas pungli. Dia ingin semua pihak bisa mengembalikan kepercayaan publik kepada pemerintahan.
"Saya harapkan kita berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi laut dengan penuh tanggung jawab, jujur dan transparan dan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang bersih," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya