Ini penyebab pemudik kerap menumpuk di terminal bus
Merdeka.com - Direktur Lalu Lintas Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pandu Yunianto, mengimbau masyarakat pengguna bus untuk tidak menunggu berlama-lama di terminal. Ini untuk menghindari terjadinya kepadatan di terminal.
Dia mengatakan bahwa saat ini masyarakat masih sangat fanatik dengan PO (perusahaan otobus) bus tertentu. "Fanatik pada PO (perusahaan otobus) tertentu, kalau bus (dari PO tertentu) tidak ada, masyarakat tidak naik. Sehingga kelihatan ada penumpukan penumpang," ungkapnya dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (2/6).
"Jangan menunggu bus favorit. Selama bus yang ada di terminal sudah dinyatakan laik jalan, naik saja," tegasnya.
Dia pun mengatakan, untuk mudik kali ini dia mengatakan pihaknya telah menyediakan 49.000 bus dan 47 terminal antarprovinsi yang siap mengangkut dan melayani pemudik.
"Kita juga koordinasi dengan balai pengelola transportasi darat. Kita minta koordinasi dengan angkutan lokal untuk sediakan angkutan penghubungnya, sehingga pemudik bisa sampai di kampung atau tempat tujuannya," jelas dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya