Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini penyebab melambatnya daya beli masyarakat RI versi Faisal Basri

Ini penyebab melambatnya daya beli masyarakat RI versi Faisal Basri Faisal Basri. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengamat Ekonomi Faisal Basri mengakui kenaikan daya beli masyarakat sedikit melambat menjadi di bawah 5 persen pada kuartal I-2017. Menurutnya, melambatnya daya beli ini disebabkan pemerintah sendiri yang tak memperhatikan petani kecil.

"Saya baca kemarin Ibu Sri Mulyani menyalahkan sektor kecil, harusnya ini salah pemerintah pusat. Pemerintah adalah sumber keresahan petani sebenarnya," ujarnya dalam diskusi di Kemenkominfo, Jakarta, Sabtu (12/8).

Faisal menegaskan tidak ada kejadian luar biasa yang menyebabkan daya beli masyarakat merosot. Namun, pertumbuhan di berbagai sektor malah melambat.

"Yang agak jelek industri dan pertanian, jadi pertumbuhan hanya separuh, yang tumbuh baik disini ya, jasa," katanya.

Faisal mengakui data daya beli masyarakat dari BPS memang tidak mengalami penurunan. Namun, daya beli masyarakat agak sedikit melambat.

"Tidak mengalami pertumbuhan tapi melambat, perdagangan ini memang 4,66 persen di triwulan I-2017," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP