Ini penyebab banyaknya kontainer menumpuk di pelabuhan Indonesia
Merdeka.com - Sistem layanan Teknologi Informasi Keuangan (TIK) Kementerian Keuangan mengalami gangguan sejak periode 2015-2016. Akibatnya, beberapa layanan online di Kemenkeu terhambat.
Salah satu gangguan yang terjadi pada Sistem Pelayanan dan Pengawasan atau Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) milik Ditjen Bea dan Cukai. Hal ini membuat sistem pelayanan dokumen ekspor impor molor. Hal ini yang menjadikan penumpukan kontener di seluruh Pelabuhan Di Indonesia.
"Atas nama Kemenkeu kami mohon maaf kepada seluruh pelaku yang mengalami gangguan dan kerugian akibat gangguan layanan tersebut," ucap Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Kantornya, Jumat (17/6).
Bambang mengakui telah beberapa kali terjadi gangguan sistem TIK di Kemenkeu baik yang berpengaruh ke data center maupun disaster recovery di Balikpapan,
"Gangguan ini telah terjadi beberapa kali ini berpengaruh ke data center maupun disaster recovery di Balikpapan kami berupaya agar enggak terjadi lagi di kemudian lagi, kami akui kelemahan sistem kami yang perlu diperbaiki," jelasnya.
Selain gangguan sistem TIk pada data center dan disaster recovery. Masalah ini juga mengganggu Portal Indonesia Nasional Single Window (INSW).
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya