Ini penyebab banyak masyarakat kecil belum nikmati listrik versi Menteri Rini
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan permasalahan masyarakat miskin belum merasakan listrik berada pada biaya sambungan. Menurutnya, biaya sambungan dari perusahaan listrik negara (PLN) bisa mencapai jutaan Rupiah.
"Karena permasalahannya bukan karena mereka tidak bisa membayar bulanannya, tapi sambungan listriknya memang cukup mahal ya kan pada dasarnya hampir satu juta untuk sambungannya," tutur Menteri Rini saat mengunjungi rumah yang mendapat sambungan listrik gratis, di Desa Panenjoan, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (13/7).
Maka dari itu, dia mendorong perusahaan pelat merah untuk bersinergi memberi bantuan sambungan listrik gratis pada masyarakat miskin di sekitar lokasi mereka beroperasi. Pada kali ini, 2.600 rumah di wilayah Banteng ditarget untuk menikmati listrik.
Hal ini juga sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Kami BUMN bagaimana caranya BUMN yang invetasi di daerah Banten ini memberikan dukungan untuk bisa memberikan sambungan listrik," kata Menteri Rini.
Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS mengatakan, untuk Provinsi Banten, ditargetkan 26.000 rumah mendapat sambungan listrik gratis. Khusus di Desa Panenjoan ada 55 rumah yang mendapat sambungan listrik gratis, dengan daya 450 volt Amper (VA). Biaya penyambungan ditanggung oleh PT Angkasa Pura II dan PLN.
"Pelaksanaan program BUMN, untuk Provinsi Banten dapat jatah 2.600 sambungan. Ini tahap pertama untuk dilistriki sinergi BUMN," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya