Ini penjelasan JK soal penyebab Indonesia sering mati lampu
Merdeka.com - Cadangan listrik Indonesia saat ini ditaksir hanya mencapai 10 persen dari total kapasitas saat ini. Cadangan listrik tersebut masih kalah dari Singapura yang bahkan mencapai 100 persen.
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan cadangan yang kecil tersebut sering menyebabkan listrik byarpet atau mati lampu. Menurutnya, Indonesia setidaknya membutuhkan 30 persen cadangan listrik.
Pasalnya, dengan cadangan listrik yang hanya 10 persen tersebut bakal membuat satu wilayah mati apabila mesin mengalami kerusakan.
"Maksudnya kalau cadangan 10 persen itu ada mesin rusak, satu diperbaiki ya sudah gelap lagi, minimal itu 30 persen cadangan itu yang baik itu 30 persen," ujar JK yang ditemui di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (12/3).
Dia menuturkan saat ini Singapura memiliki cadangan listrik hingga 100 persen. Dengan demikian, jika Indonesia memiliki sumber listrik sebanyak 54.000 megawatt (mw), maka setidaknya harus ada tambahan 15.000 mw sebagai cadangan.
"Artinya kalau kita punya power 54.000 mw punya PLN dan swasta, maka cadangan harus 15.000 mw, baru bisa anda tidak mengalami pemadaman listrik," pungkas dia. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya