Ini langkah pemerintah jaga ketersediaan beras dan gula di Indonesia
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pemerintah terus berkomitmen untuk menjaga ketersedian dan gejolak harga pangan di tahun 2017, salah satunya ketersediaan beras dan gula yang menjadi komoditas penyumbang inflasi.
Dalam hal beras, pemerintah akan berupaya memperbaiki irigasi yang rusak dan membangun embung-embung sebanyak mungkin di desa-desa. Embung-embung dan irigasi ini diharapkan mampu mengairi lahan seluas sekitar 100 ha – 200 ha.
Untuk menjaga stok pangan nasional, pemerintah akan berusaha membangun lumbung-lumbung desa dan memperbanyak pengadaan pengering atau dryer sehingga hasil panen dapat disimpan untuk jangka waktu yang lebih lama.
"Persoalan kita saat ini adalah irigasi. Kita perlu membangun kantong-kantong air kecil atau embung sebanyak mungkin di desa-desa. Bendungan besar dengan biaya yang mahal dampaknya akan sangat lama untuk sampai ke hasil panen," kata Darmin di Jakarta, Rabu (1/2).
Adapun soal gula, pada Januari 2017, Perum Bulog telah merealisasikan pembelian gula dari PTPN XIV sebesar 26.500 ton dan penjualan sebesar 20.983 ton. Saat ini stok yang dimiliki Bulog per akhir Januari 2017 menjadi sebesar 264.623 ton.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan gula konsumsi sampai dengan bulan Juli 2017, Perum Bulog berencana menambah persediaan hingga menjadi sebesar 653.261 ton.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya