Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kesulitan jadi presiden Indonesia mendatang versi Dahlan

Ini kesulitan jadi presiden Indonesia mendatang versi Dahlan Dahlan Iskan ikuti konvensi demokrat. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berkomentar mengenai banyaknya calon presiden yang ingin menggantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia pada periode berikutnya.

Dahlan merasa heran masih banyak saja orang yang ingin menjadi presiden, padahal, menjadi presiden diakui tidaklah mudah dengan segudang masalah yang menumpuk depan mata.

"Menjadi presiden itu tidak gampang tapi saya bingung peminatnya kok banyak ya. Persoalan negara tidak semudah pidato, atau seperti orasi. Ini masalahnya 5 tahun ke depan," ucap Dahlan dalam peluncuran buku 'The Next One Biografi Dahlan Iskan' di Jakarta, Senin (31/3) malam.

Dahlan yang saat ini masih mengikuti konvensi bakal calon presiden Partai Demokrat ini menyebut untuk menjalankan Pasal 33 UUD 1945 saja sangat sulit. Menjalankan aturan dasar negara ini tidak semudah menyebut dan mengampanyekan diri saat sebelum menjadi presiden.

"Menjalankan Pasal 33 UUD 1945 saja mungkin tidak bisa. Apakah sudah disadari bisa melakukan ini. Ini persoalan berat tidak semudah menyebut dan mengkampanyekan diri," tegasnya.

Pasal 33 UUD 1945 mengatur kalau Sumber Daya Alam Indonesia harus digunakan untuk kesejahteraan bangsa. Hal ini dinilai sulit karena selama ini masih banyak hasil alam yang tidak dinikmati masyarakat sendiri.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP