Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kendala Jasa Marga terbitkan sekuritisasi tol Jagorawi Rp 2 triliun

Ini kendala Jasa Marga terbitkan sekuritisasi tol Jagorawi Rp 2 triliun Jokowi di Bursa Efek Indonesia. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi Arryani menyebutkan ada beberapa kendala yang dialami ketika akan menerbitkan investasi sekuritisasi aset KIK EBA Mandiri JSMR01. Di antaranya yang paling lama dan memakan waktu ialah merumuskan sekuritisasi.

"Tapi kalau administrasi masih ada yang menunggu. itu saja. Jadi, yang lama itu merumuskan apa sih yang mau disekuritisasi. Itu mungkin 6 bulan sendiri," kata Desi, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (31/8).

Dia mengatakan, sekuritisasi ini baru dan pertama kali diterbitkan sehingga tidak ada peraturan-peraturan perpajakan. Seperti halnya tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

"Pajak bunganya seperti obligasi gitu. Udah ada. PPN tidak diterapkan, tapi ini yang masih ditunggu. Kan bayar tol tidak kena ppn toh," ucapnya.

Rencananya setelah Tol Jagorawi, akan ada 13 tol yang disekuritiasi. Namun kemungkinan akan terealisasi tahun depan. "Kan dari 13, ini sudah satu. tahun depan InsyaAllah satu lagi," ungkap Desi.

Desi menambahkan, pendapatan di tol Jagorawi sebesar Rp 700 juta per tahun. Padahal jasa marga melepas Rp 400 juta. "Jadi masih banyak pendapatan yang dipegang jasa marga, Artinya, investor yakin Rp 400 juta setahun itu tidak akan meleset," tutup Desi.

Seperti diketahui, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) telah resmi menerbitkan investasi sekuritisasi aset KIK EBA Mandiri JSMR01. Surat berharga tersebut memiliki pendapatan Tol Jakarta Bogor-Ciawi (Jagorawi) senilai Rp 2 triliun.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP