Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini kata OJK soal IHSG sempat tembus 5.000

Ini kata OJK soal IHSG sempat tembus 5.000 Ilustrasi IHSG. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Eksekutif Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida mengomentari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat melewati level 5.000. Pada tanggal 1 Juli 2016, IHSG juga dibuka menguat 0,2 persen ke posisi 5.028,46. Namun, pada penutupan IHSG justru anjlok 2,3 persen menuju 4.971.

Menurut Nurhaida, penguatan IHSG terjadi karena adanya sentimen positif dari diberlakukannya UU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) oleh pemerintah untuk menarik uang yang disimpan di luar negeri ke dalam negeri (repatriasi).

Sentimen tersebut membuat para investor melakukan investasi dan pembelian. Dengan banyaknya permintaan-permintaan atau pembelian saham, sehingga menimbulkan demand dan menaikkan indeks.

"Apakah ini tax amnesty saya rasa sebagian tentunya dari tax amnesty. Di samping itu, para investor juga melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum dianggap masih stabil dan tidak terlalu banyak gejolak sekarang," kata Nurhaida di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/7).

Menurutnya, uang investor yang ada di pasar modal tidak melulu keluar masuk. Hal ini dilihat dari kepemilikan saham dari investor asing di pasar modal Indonesia berkisar antara 63-64 persen.

"Jadi kalau kita lihat dari situ tidak berarti keluar masuk secara signifikan karena porsi kepemilikannya dari waktu ke waktu hampir tidak berubah," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio menyebutkan, dengan adanya Tax Amnesty, IHSG bisa melaju lebih kencang. "Sebenarnya sangat bisa. Tapi saya tidak mau bilang 5.000, karena saya pernah janji kalau IHSG 5.000 saya pulang jalan kaki," ucapnya sambil jalan kaki dari kantor BEI di Senayan ke Pondok Indah.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP