Ini kata bos OJK soal penunjukan Inarno Djajadi sebagai dirut anyar BEI
Merdeka.com - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan untuk memilih Inarno Djajadi sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan penunjukan Inarno sudah melewati tahap uji kepatutan dan kelaikan (fit and proper test).
"Kan sudah di-fit and proper sama tim," ungkap Wimboh di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (25/6).
Selama fit and proper test dilakukan, kata Wimboh, Dewan Komisioner OJK menguji kompetensi hingga integritas Inarno. "Fit and proper itu mempertimbangkan beberapa faktor. Mulai kompetensi dan juga faktor integritas. Jadi itu kombinasinya banyak," ujar dia.
Inarno jadi Dirut BEI menggantikan Tito Sulistio. Dia akan menjabat sebagai bos BEI dari 2018 sampai dengan 2021. Sebelumnya Inarno menjabat sebagai Komisaris BEI sejak 2017.
Berikut susunan lengkap direksi BEI yang baru:
- Direktur Utama Inarno Djayadi
- Direktur Penilaian Perusahaan IGD N Yetna Setia
- Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa Laksono Widito Widodo
- Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Kristian Sihar Manullang
- Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Fithri Hadi
- Direktur Pengembangan Hasan Fawzi
- Direktur Keuangan dan SDM Risa Effennita Rustam.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya