Ini jenis bunga melati unggul yang diekspor
Merdeka.com - Selain dikenal dengan wartegnya, Tegal, Jawa Tengah juga penghasil dan pengekspor bunga melati. Bunga melati Tegal ini pun rutin diekspor ke Thailand, Singapura, Malaysia dan India.
"Tegal tidak hanya dikenal dengan warteg-nya saja tapi juga bunga melatinya. Perlu upaya terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk peningkatan produksi, pembenahan sistem panen, pascapanen, dan distribusinya supaya mendapatkan bunga melati yang bermutu. Hal itu sesuai permintaan negara tujuan ekspor.," kata Menteri Pertanian Suswono saat melepas ekspor bunga melati Tegal, Rabu (26/3).
Sebagai salah satu komoditas hortikultura yang diandalkan di pasar ekspor, bunga melati rupanya memiliki peminatnya masing-masing. Negara yang paling banyak mengimpor melati Indonesia adalah negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Hindu atau Buddha.
Salah satu petani bunga melati di Maribaya, Tegal, Wiryono Ngudi mengatakan ada perbedaan permintaan antara dua negara tersebut. Untuk ekspor, varietas melati yang banyak diminati adalah melati emprit dan melati kebo.
"Dari kedua varietas itu, untuk agama Hindu biasanya minta yang kuncup polos ada mahkotanya. Kalau yang Buddha biasanya yang kuncup gundul tanpa mahkota," kata Wiryono.
Menurut Wiryono, penanaman bunga melati sangat tergantung dengan ada atau tidaknya sinar matahari. Semakin banyak sinar matahari maka kualitas melati semakin bagus.
"Warna bunga semakin putih dan semakin wangi," ujarnya.
Sayangnya, sumber daya manusia yakni para petani terutama dalam hal sistem pertanian melati di Indonesia, masih kalah saing dengan pertanian di negara tetangga seperti Thailand.
"Di Thailand, jarak tanam 1x1,5 meter. Di sini jaraknya 60 x 20 meter, sehingga tanaman terinjak-injak dan sinar matahari tidak bisa masuk dengan sempurna. Akhirnya bunga tidak tumbuh maksimal," jelasnya.
Sebagai petani melati, Wiryono hanya mendapatkan untung 30 persen dari penjualan melati. Sisanya sudah dianggarkan untuk bayar pemetik Rp 6.000.
"Belum untuk ongkos produksi yang lain," ungkapnya.
Kabupaten Tegal merupakan salah satu sentra produksi bunga melati di Jawa Tengah dengan luas lahan panen mencapai 371,3 hektare.
Harga melati saat ini dari petani Rp 16.000 hingga Rp 17.000. Untuk harga pabrik Rp 20.000 sampai Rp 22.000. Sementara untuk harga eksportir Rp 27.000 hingga Rp 29.000.
(mdk/cza)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya