Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Cara Sri Mulyani Kurangi Impor Minyak

Ini Cara Sri Mulyani Kurangi Impor Minyak Sri Mulyani. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani berjanji akan terus berupaya untuk menekan impor, terutama impor di sektor minyak dan gas (migas).

Sri Mulyani mengakui bahwa impor migas Indonesia masih cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari impor minyak PT Pertamina yang tumbuh 13,5 persen.

"Jadi kita lihat beberapa langkah yang sudah kita lakukan memberikan dampak. Namun kan kelihatan bahwa impor kita masih cukup besar di beberapa kategori tadi, yang minyak, karena dalam catatan kita seperti Pertamina masih impornya growth-nya 13,5 persen," kata dia saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (16/1).

Dia mengatakan salah satu upaya yang akan dilakukan pemerintah untuk menekan impor migas yakni dengan terus mendorong implementasi B20.

"Kalau kita lihat kan instrumen yang kita lakukan untuk memperbaiki defisit neraca pembayaran, CAD (Current Account Deficit) dan neraca perdagangan itu adalah dengan beberapa langkah yang sudah dilakukan. B20 karena dari sisi migas kita mencoba mengurangi dari sisi defisitnya."

Katanya, pemerintah juga akan mendorong Pertamina untuk terus mengimplementasikan kebijakan B20. Dengan demikian diharapkan impor migas dapat terus ditekan.

"Jadi impor minyak kita mungkin perlu melihat dari Pertamina implementasi dari B20. Sehingga dia bisa menekan dari sisi kebutuhan impor minyak itu. Dan sudah menggunakan biodiesel," tandasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP