Ini cara pemerintah percepat swasembada bawang putih di 2019
Merdeka.com - Pemerintah tengah menargetkan swasembada bawang putih pada 2019 mendatang. Pencapaian ini dipangkas yang sebelumnya memiliki target swasembada bawang putih pada 2033.
Salah satu caranya adalah menyiapkan ketersediaan lahan seluas 60.000 hektar untuk meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri.
"Bawang putih ini sekarang kita pun sebenarnya impor hanya 500.000 ton. Itu butuh lahan 60.000 hektare," ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman dikutip Antara, Senin (5/6).
Amran telah menemui Presiden Joko Widodo untuk membahas kestabilan harga dan stok bahan pangan di bulan Ramadhan. Menurutnya, salah satu daerah yang dipersiapkan untuk ditanami bawang putih yaitu Temanggung, Jawa Tengah. Hingga pada 2016, jumlah seluruh lahan yang ditanami bawang putih hanya seluas 150 hektare.
"Sekarang sudah naik 1.000 hektare lebih. Mungkin tahun depan kami naikkan sampai 5.000 atau 10.000 hektare. Jadi potensi Indonesia ini kita gali karena 'agro climate'nya cocok," jelas Amran.
Amran yakin pemerintah dapat menyediakan lahan seluas 60.000 hektar yang cocok ditanami bawang putih tersebut. Menurut data Kementerian Pertanian, produktivitas per 1 hektare bisa menghasilkan sekitar 10 ton bawang putih.
Selain Temanggung, Mentan menyatakan persoalan impor bawang putih dapat diselesaikan apabila dibantu dengan daerah-daerah lain di Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat yang memiliki iklim serupa.
Pada 2017, Kementan menargetkan dapat memperluas lahan tanam bawang putih Temanggung menjadi 800 hektare, kemudian 10.000 hektare pada 2018 dan 20.000 hektare pada 2019.
Kementerian juga memberikan program bantuan budidaya bawang putih sebesar Rp 15 miliar kepada petani bawang putih di Temanggung sebagai bentuk keberpihakan kepada petani domestik.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mempercepat target swasembada bawang putih menjadi pada 2019. Sebelumnya, ditargetkan swasembada bawang putih terjadi pada 2033.
Menurut Mentan Amran dimajukannya target swasembada bawang putih karena bergejolaknya harga komoditas pangan itu belakangan ini.
"Bawang karena bergejolak ada hikmahnya, seharusnya kita swasembada rencana besarnya 2033, tapi kita lompat Insya Allah 2019 atau 2020 sudah swasembada. Kita percepat 13 tahun," katanya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya