Ini cara pemerintah genjot kemampuan tenaga kerja di bidang e-commerce
Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, mengadakan rapat koordinasi mengenai strategi penyiapan tenaga kerja untuk menghadapi era ekonomi digital (e-commerce). Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto.
Menteri Hanif mengatakan, untuk memajukan sektor e-commerce pihaknya akan fokus melakukan program 3R yaitu reorientasi, revitalisasi dan rebranding. Reorientasi dilakukan dengan cara memberikan pelatihan tenaga kerja dengan membuat kejurusan informasi teknologi (IT) di balai-balai pelatihan kerja.
"Kita kan ada kejuruan IT di balai latihan kerja (BLK) kita. IT ini kita genjot sekaligus kita upgrade agar lebih baik, misalnya BLK Bekasi. Salah satu fokusnya, di Kemenaker kita punya program 3R, reorientasi, revitalisasi dan rebranding," ujarnya di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (31/1).
Menteri Hanif menjelaskan, jurusan IT nantinya juga akan difokuskan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kerja di bidang animasi dan games. "Kejuruan IT nanti diupgrade juga, untuk masuk ke animasi dan games, kapasitasnya naik. Dulu kejuruannya banyak tapi kapasitasnya paling 300. Kalau sekarang satu kejuruan bisa 7.000 kapasitasnya jadi lebih bunyi," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Airlangga mengatakan, kemajuan tenaga kerja di bidang e-commerce harus didukung dengan persyaratan bagaimana anak anak muda dapat menguasai bahasa e-commerce termasuk codding dan statistik.
"Ekonomi digital itu ada beberapa persyaratan, salah satu bagaimana anak-anak muda mempunyai bahasa yang wajib dikuasai untuk masuk ke digital ekonomi. Nah, bahasanya adalah stastistik dan codding dan itu harus dikuasai," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya