Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini cara OJK kejar target inklusi keuangan Presiden Jokowi

Ini cara OJK kejar target inklusi keuangan Presiden Jokowi Ilustrasi Asuransi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo menargetkan inklusi keuangan atau pendalaman pasar keuangan ke masyarakat mencapai 70 persen di 2019 mendatang. Saat ini, inklusi keuangan Indonesia masih berada di angka 36 persen.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Haddad mempunyai dua cara meningkatkan angka inklusi keuangan Tanah Air. Pertama adalah dengan edukasi dan yang kedua melalui asuransi.

"Kita sudah canangkan kebijakan mendorong penetrasi mengedepankan agenda dengan tagline Mari Berasuransi. Asuransi menjadi bagian meningkatkan inklusi keuangan," ucap Muliaman di Yogyakarta, Rabu (23/11).

"Bagi Indonesia persoalan edukasi dan pengetahuan masyarakat dunia asuransi sangat perlu. Semakin tinggi edukasi semakin tinggi penetrasi asuransi."

Menurut Muliaman, untuk mengejar target Presiden Jokowi yaitu 70 persen masyarakat masuk dalam jasa keuangan, pihaknya akan lebih intens membuat produk asuransi yang langsung meningkatkan inklusi keuangan.

"Memasyarakatkan asuransi dan mengasuransikan masyarakat dilakukan sosialisasi yang sistematis, keberlanjutan dan mencapai cakupan layanan keuangan. asuransi mensejahterakan," katanya.

Salah satu cara untuk meningkatkan inklusi keuangan adalah menyatukan produk asuransi dengan produk lain. Misalnya pinjaman perbankan dengan menyertakan asuransi.

"Produk gabungan asuransi dan produk keuangan lainnya seperti pinjaman dengan asuransi dan lainnya. Ini tantangan dari regulator san kami mendorong industri mengeluarkan produk kebutuhan dan keperluan masyarakat. Lakukan eksperimen asuransi mikro," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP