Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Alasan Masyarakat Mau Ikut Vaksinasi Covid-19 Berbayar

Ini Alasan Masyarakat Mau Ikut Vaksinasi Covid-19 Berbayar vaksin covid-19. ©REUTERS/Thomas Peter/File Photo

Merdeka.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Kimia Farma merencanakan adanya vaksinasi berbayar secara individu mulai 12 Juli 2021. Belum dilaksanakan, rencana ini kemudian ditunda sampai sosialisasi lanjutan dilakukan.

Salah satu masyarakat, Desi Aryanti mengatakan, tak keberatan dengan adanya vaksin berbayar. Alasannya, vaksinasi berbayar tidak perlu antre dan berkerumun dengan yang lain.

"Saya tidak keberatan dengan adanya vaksinasi berbayar ini. Corona ini kan masih tinggi banget kasusnya, agak takut saja bawa orang tua buat vaksin. Kalau berbayar mungkin tidak perlu antre dan berkerumun," katanya kepada merdeka.com, Jakarta, Senin (12/7).

Desi mempertimbangkan, kondisi orangtua yang sudah memasuki usia lanjut. Selama ini, masih sangat jarang keluar rumah dan melakukan protokol kesehatan secara ketat.

"Orangtua saya sudah berusia lanjut. Lumayan parno diajak keluar rumah. Apalagi bertemu banyak orang. Tahapan vaksin juga bukan sekedar, datang, vaksin, pulang. Tapi ada screening di sana yang harus diikuti," katanya.

Sementara itu warga lainnya, Anida mengatakan, vaksinasi berbayar perlu ada mengingat saat ini banyak kegiatan yang mengharuskan adanya kartu vaksin. Misalnya, untuk bepergian menggunakan pesawat.

"Saya punya pengalaman baru baru ini, orangtua saya di kampung sakit-sakitan. Kita ditelepon untuk segera pulang. Tidak bisa segera pulang, karena kartu vaksin ini. Padahal nunggu yang gratis lama sekali, belum lagi kuotanya cepat habis. Diumumkan jam 12.00, jam 13.00 sudah habis. Jadi dengan itu, perlu ada yang berbayar sebagai pilihan terakhir," katanya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP