Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini alasan harga solar turun lebih tinggi dibanding premium

Ini alasan harga solar turun lebih tinggi dibanding premium Menko Darmin umumkan BBM turun di Istana. ©2015 merdeka.com/sri wiyanti

Merdeka.com - Pemerintah memutuskan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium sebesar Rp 150 menjadi Rp 7.150 per liter dari saat ini Rp 7.300 per liter. Sementara, solar turun Rp 800 menjadi Rp 5.950 per liter dari Rp 6.700 per liter.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengakui tiga bulan terakhir ada penurunan harga minyak mencapai 18 hingga 20 persen. Penurunan tersebut juga berdampak pada hitungan Mean of Platts Singapore (MOPS) solar turun hingga 18 persen, sedangkan premium hanya turun 8 persen.

"Jadi dalam menerapkan harga ini memang terlihat solar turunnya lebih signifikan dibanding premium.," ujar dia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/12).

Selain itu, Solar hanya dikonsumsi untuk industri. Sehingga, pemerintah menetapkan harga solar turun signifikan.

"Solar ini kan untuk industri dan angkutan umum, jadi turunnya tinggi," kata dia.

Sudirman menambahkan penurunan harga ini akan mulai berlaku pada 5 Januari 2016. Dia mengklaim penurunan harga solar dan premium ini jadi stimulus ekonomi di awal tahun.

"Karena harga turun kesempatan untuk distributor SPBU dan pengecer untuk menghabiskan stok harga lama. Ini jadi stimulus ekonomi awal tahun," pungkas dia. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP