Ini 5 pengeluaran ekstra saat Ramadan yang harus diantisipasi
Merdeka.com - Saat Ramadan, perilaku konsumtif nampak jelas di tengah masyarakat. Tengok saja pusat perbelanjaan, akan terlihat banyak orang yang antusias berbelanja dan tak sungkan meskipun harus berdesak-desakan.
Ya, meskipun sedang berpuasa, tetapi pengeluaran di bulan puasa justru meningkat. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia mencatat pada tahun lalu, angka pengeluaran masyarakat meningkat 30 persen selama bulan puasa. Karena itu, kita harus bersiap-siap dari segi finansial. Tujuannya agar aktivitas belanja tetap lancar dan konsentrasi ibadah tidak terganggu.
Buatlah anggaran pengeluaran Ramadan. Pilihlah pengeluaran yang benar-benar penting alias utamakan kebutuhan daripada keinginan. Jaga agar tidak menjurus kepada perilaku konsumtif nantinya. Ini daftar pengeluaran ekstra selama Ramadan yang harus diantisipasi. Berikut pengeluarannya seperti dikutip cekaja.com:
1. Belanja makanan lebih banyak
Meskipun berpuasa, pengeluaran untuk urusan dapur justru akan meningkat. Para ibu biasanya ingin menyediakan hidangan yang lebih istimewa. Dengan begitu, bujet untuk belanja bahan makanan akan lebih besar. Meja makan akan terisi dengan menu lengkap mulai dari takjil, makanan utama, buah-buahan, hingga makanan penutup. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya