Ini 4 sikap yang bikin masa pensiun berantakan
Merdeka.com - Masa pensiun seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan. Pensiun semestinya menjadi saat menghabiskan waktu bersantai dan bersenang-senang menikmati hasil kerja keras.
Namun sayangnya, saat ini banyak sekali orang yang pada masa pensiunnya justru mengalami kesulitan terutama masalah finansial. Kesulitan ini didapat akibat kesalahan-kesalahan yang dilakukan pada masa-sama bekerja.
Banyak pensiun yang justru terjerat utang dan cicilan masa lalu. Bahkan, harus merelakan harta benda kebuang percuma dengan kesalahan fatal yang telah dibuat.
Simak empat kesalahan finansial yang kerap dilakukan pekerja muda dan membuat masa pensiun berantakan. Berikut ulasannya seperti dilansir cermati.com:
Konsumtif
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHobi yang konsumtif memang mengasyikkan jika dilakukan saat usia masih muda, tetapi dampaknya akan menyengsarakan saat pensiun nanti. Salah satu contohnya adalah hobi modifikasi mobil.
Sebenarnya sah-sah saja memodifikasi mobil apabila masih bisa mengendalikan diri. Sebab, biaya yang dikeluarkan tidak sedikit.
Uang puluhan bahkan ratusan juta Rupiah bisa habis untuk memodifikasi mobil. Kalau memang memiliki uang lebih tidak masalah, tetapi kalau uang yang dimiliki cenderung pas-pasan, sebaiknya utamakan hal yang lebih penting terlebih dahulu.
Lebih baik gunakan uang tersebut untuk membeli rumah, tabungan usaha atau untuk berinvestasi.
Tak berinvestasi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMemang saat ini banyak sekali orang yang sudah sadar pentingnya berinvestasi. Tetapi, persentase jumlah anak muda yang menyadari betapa pentingnya investasi masih sedikit.Â
Padahal, investasi adalah perencanaan keuangan yang akan bermanfaat dalam jangka panjang. Jika dilakukan sejak muda, manfaatnya akan terasa saat tua. Maka dari itu, mulailah mempelajari instrumen investasi yang ada dan dianjurkan seperti saham, reksa dana, emas, obligasi atau deposito.
Andalkan orang tua
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comIni juga kesalahan yang sering dilakukan banyak anak muda. Karena orang tua mampu secara finansial, anak menjadi cenderung bergantung pada orang tua.
Ujung-ujungnya, sang anak akan tumbuh menjadi orang yang tidak mandiri. Keluar dari rumah orang tua ketika mendapatkan tawaran pekerjaan merupakan salah satu cara agar membuat lebih mandiri.
Sebab, dengan bekerja dan hidup terpisah dari orang tua, sang anak akan lebih mandiri dalam banyak hal seperti mengatur keuangan sendiri secara disiplin. Segeralah keluar dari zona nyaman yang membuat sulit berkembang.
Lupa asuransi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPoin terakhir ini sangat penting namun seringkali diremehkan. Ini merupakan kesalahan finansial yang sangat fatal dan sering dilakukan oleh anak muda.
Lantaran merasa masih muda dan sehat, banyak anak muda meremehkan pentingnya berasuransi. Padahal, jika ada risiko yang suatu saat menimpa sang anak, seperti masalah kesehatan, keuangan bisa terancam.
Malah, uang yang sudah disiapkan untuk pensiun nanti bisa amblas digunakan membayar biaya kesehatan yang tidak murah.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya