Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ingin punya listrik murah, ESDM contek teknologi energi angin India

Ingin punya listrik murah, ESDM contek teknologi energi angin India Kincir angin belanda. shutterstock

Merdeka.com - Pemerintah bersama Pemerintah India menjalin kerja sama pengembangan energi baru terbarukan. Penandatanganan perjanjian kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MoU) dilakukan kemarin di mana Indonesia diwakili Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi, Rida Mulyana dan mewakili Pemerintah India, Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Gujrit Singh.

Rida mengatakan pemerintah Indonesia tertarik untuk mendapatkan teknologi pembangkit listrik tenaga angin India. Kelebihan India, menurutnya, ialah harga listrik dari pembangkit angin tersebut lebih murah dibandingkan negara lain.

"Yang ingin saya pelajari dari mereka, kok bisa mereka jual listrik angin dengan tarif sangat rendah, kalau ditempat lain masih (USD) 20 sen per kwh, mereka sudah jual dengan harga belasan," ujarnya dikutip dari laman situs ESDM, Jakarta, Selasa (3/11).

Rida menambahkan faktor negara-negara Barat dapat menjual listrik tenaga angin dengan harga murah, karena mereka sudah tidak bergantung lagi dengan impor bahan baku serta dukungan penuh pemerintahnya. "Awal-awal mereka memang masih bergantung pabrikan luar, tapi sekarang tidak lagi, ada tax holiday untuk pengembang, listrik yang dijual tidak kena pajak, dan pemerintah memberikan subsidi untuk lahan (inkind) untuk pengembangan energi angin," pungkas Rida.

Kerja sama dengan India, lanjut Rida, nantinya akan meliputi enam hal yaitu, pertukaran informasi dan teknologi pengembangan proyek dan riset bersama, transfer teknologi, promosi dan investasi dan mendorong dialog masalah kebijakan serta terakhir pengembangan sumber daya manusia (capacity building).

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP