Inflasi dan kemiskinan jadi gincu politik saat pemilu
Merdeka.com - Inflasi dan kemiskinan diperkirakan bakal tetap menjadi gincu politik yang dipakai oleh anggota partai politik saat pemilihan umum legislatif dan calon presiden-wakil presiden saat pemilihan presiden.
Inflasi merupakan salah satu isu sensitif. Besarnya inflasi tahun lalu akibat penaikan harga BBM subsidi akan dijadikan contoh kegagalan pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok.
Sama halnya dengan inflasi rendah pada 2009 lantaran harga BBM subsidi diturunkan jelang pemilu saat itu, bisa menjadi contoh keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan harga.
"Dan ini terjadi di berbagai negara termasuk kita. Inflasi ini kosmetik pemilu," ujar Ekonom Faisal Basri, di Jakarta, Senin (3/2).
Kemiskinan juga menjadi isu seksi di tahun pemilu. Banyak pasangan calon presiden-wakil presiden bakal menjanjikan penurunan angka kemiskinan.
"Angka kemiskinan akan turun, tinggal penyaluran raskinnya di tambah. Yang terlihat angkanya turun dan rakyat akan lihat itu baik," jelas dia. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya