Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Industri minyak AS telah pecat 195.000 pekerja

Industri minyak AS telah pecat 195.000 pekerja Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Rendahnya harga minyak dunia telah membuat 195.000 orang kehilangan pekerjaan di Amerika Serikat (AS). Hal ini terungkap dalam laporan yang diterbitkan oleh perusahaan Challenger, Gray & Chrismast bar baru ini.

Harga minyak dunia anjlok sejak pertengahan 2014 silam dari sebelumnya mencapai USD 120 per barel hingga di bawah USD 50 per barel saat ini. Selain itu, gaji pekerja minyak dan gas (migas) di Amerika Serikat 84 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional, berdasarkan data Goldman Sachs.

Dilansir CNN, sekitar 95.000 orang di PHK dari perusahaan minyak di 2016 saja. Kebanyakan pemecatan dilakukan awal tahun ini karena harga minyak jatuh ke level terendah dalam 13 tahun terakhir yaitu USD 26 per barel.

Banyak perusahaan migas harus melakukan pemecatan untuk tetap bisa bertahan. Misalnya Chevron, perusahaan jasa minyak Schlumberger dan Baker Hughes yang telah mengumumkan PHK massal. Selain itu, Halliburton telah memangkas 30.000 pekerja, termasuk 5.000 pada kuartal kedua tahun ni.

"Industri migas telah terpukul sangat dalam setelah 15 tahun kami berkecimpung dalam bisnis ini," ucap Presiden CSI Recruiting, Jeff Bush.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP