Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Industri asuransi nasional didorong sentuh pekerja kelas bawah

Industri asuransi nasional didorong sentuh pekerja kelas bawah Asuransi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Industri asuransi nasional didorong untuk lebih menyentuh golongan pekerja kelas bawah. Sebab, kalangan pekerja dengan pendidikan maksimal Sekolah Dasar (SD) itu rentan tercebur ke jurang kemiskinan yang ujungnya bakal kian membebani perekonomian negara.

"Kami mengimbau dan mengharapkan industri asuransi bisa memberikan sumbangsih ke negara, dan memberikan perhatian ke pekerja lulusan SD. Karena kelompok ini sangat rentan terhadap kemiskinan dan melebarnya kesenjangan kesejahteraan akan berpengaruh terhadap ketahanan negara," kata Agus Susanto, Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (16/6).

Saat ini, menurutnya, pelayanan industri asuransi di Tanah Air masih menyasar ke pekerja kelas menengah atas.

Hingga Mei lalu, Agus mencatat, Indoneisa memiliki sebanyak 122 juta pekerja. Terdiri dari 52 juta pekerja formal (43 persen) dan 70 juta pekerja informasl (57 persen).

Sebanyak 8 persen pekerja memiliki tingkat pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA). Sisanya, 92 persen, tentu saja lulusan SMA ke bawah.

"Sebanyak 111 juta pekerja adalah lulusan SMA ke bawah. Namun, sebanyak 47 persen atau 57 juta pekerja hanya lulusan SD dan tidak lulus SD. Sekarang bagaimana mereka mampu untuk bersaing dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)? Ini harus kita tingkatkan," kata Agus. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP