Industri asuransi manfaatkan tahun politik
Merdeka.com - Meskipun kondisi perekonomian global dan Indonesia masih belum sepenuhnya membaik, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyakini pertumbuhan industri asuransi jiwa tahun ini tetap tumbuh positif.
Ketua Umum AAJI, Hendrisman Rahim menyakini meski tahun ini merupakan tahun politik, industri asuransi tidak akan terkena dampak negatif. Menurutnya, justru di tahun pemilu ada ruang gerak tersendiri bagi industri asuransi.
"Tetap optimis meski tahun politik, tidak berdampak justru sebenarnya include kondisi pemilu pasar yang baru untuk asuransi jiwa, untuk para kontestan pemilu, anggota para pemilih, ini pasar yang baru," ujarnya saat acara 'Konferensi Pers AAJI Kuartal IV 2013' di The Plaza Tower, Jakarta, Kamis (13/3).
Dari pengalaman beberapa tahun terakhir, industri asuransi tetap tumbuh positif. Kondisi ini diyakini bakal terus berlanjut lima empat tahun ke depan.
"Kami yakin industri asuransi jiwa akan tetap tumbuh dengan kisaran 20 hingga 30 persen antara tahun 2014 hingga 2018 mendatang. Itupun berdasarkan pengalaman 5 tahun belakangan, terlihat pertumbuhan sekitar 25 hingga 30 persen," jelas dia.
"Growing sekarang masih 25 sampai 30 persen. Kami yakin pasar industri asuransi jiwa tetap baik dan berkembang," ungkapnya.
Keyakinan tersebut didasarkan atas kegiatan industri asuransi jiwa yang tahun ini mulai menggarap pasar mikro. "Ini menyebabkan jumlah tertanggung premi terus meningkat," tutup dia.
Sebagai informasi, sepanjang tahun 2013 AAJI melaporkan total pendapatan premi sebesar Rp 113,93 triliun. Total premi bisnis baru sebesar Rp 71,73 triliun dan total premi lanjutan sebesar Rp 42,2 triliun. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya