Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia tarik dana dari Singapura hingga Rp 1,2 triliun

Indonesia tarik dana dari Singapura hingga Rp 1,2 triliun Ilustrasi Mafia Pajak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad mengatakan antusiasme warga negara Indonesia (WNI) untuk merepatriasi dananya dari Singapura masih tinggi, meski Indonesia tengah diterpa wacana pelaporan Bank Singapura untuk menggagalkan program pengampunan pajak (Tax Amnesty).

Dia mencatat, pemerintah berhasil menarik dana dari negeri Singa tersebut sebesar Rp 1,2 triliun, dengan uang tebusan mencapai Rp 2 triliun.

"Dana tersebut berasal dari Singapura. Seminggu terakhir peningkatan besar, baik tebusan maupun repatriasi," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (23/9).

Dia menambahkan, OJK dan pemerintah terus melakukan sosialisasi untuk menarik dana-dana tersebut kembali ke Indonesia. Bahkan, Muliaman mengklaim sudah turun langsung untuk sosialisasi tax amnesty.

"Intinya terus kita dorong sosialisasi terutama otoritas di sana. Kebetulan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sudah buka cabang di Kedubes Indonesia di Singapura. Saya sudah melakukan sosialisasi ke Singapura. Antusiasme besar, banyak pertanyaan teknis memang, tapi sudah dijawab DJP," jelas dia.

Menurutnya, dengan memanggil sejumlah bank yang terafiliasi dengan bank Singapura, bisa mengurangi keresahan wajib pajak untuk mengikuti program ini.

"Kan kemarin kita panggil kemudian kita minta klarifikasi setelah itu mereka konsultasi ke parent masing-masing. Dan kita bersyukur mereka menunjukkan itikad kerjasama dengan baik artinya tidak ada masalah. Malah saya dapat informasi antusiasme masyarakat Indonesia dan nasabah di Singapura tinggi, tidak terganggu berita kemarin," tandas dia.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP