Indonesia-Jepang Sepakat Travel Arrangement
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga sepakat pentingnya untuk membentuk Travel Corridor Arrangement (TCA) atau juga dikenal dengan Reciprocal Green Lane (RGL). Hal tersebut diputuskan saat pertemuan bilateral antara Indonesia dan Jepang di Istana Bogor, Jawa Barat.
"Saya dan PM Suga sepakat mengenai pentingnya pembentukan travel corridor arrangement bagi bisnis esensial," kata Jokowi usai pertemuan bilateral di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10).
Hal tersebut pun disambut baik Jokowi dan Suga menugaskan Menteri Luar Negeri mereka untuk segera melakukan diskusi. Sehingga dalam 1 bulan proses negosiasi tersebut akan selesai dan tercapai terkait pembentukan TCA.
"Kami juga sepakat menugaskan Menlu Jepang dan Indonesia untuk menegosiasikan detail dan menyelesaikannya dalam waktu 1 bulan," ungkap Jokowi.
RI-Singapura Sepakati Travel Corridor Arrangement
Sebelumnya diketahui Indonesia dan Singapura juga akan mengimplementasikan penuh travel corridor arrangement. Skema ini khusus diperuntukkan bagi WNI dan warga negara Singapura yang ingin melakukan perjalanan bisnis mendesak, perjalanan diplomatik dan kedinasan.
Adapun Bandara Soekarno-Hatta sebagai satu-satunya bandara yang menjadi pintu masuk TCA/RGL Indonesia – Singapura telah melakukan sejumlah persiapan di antaranya menetapkan alur khusus bagi penumpang pesawat yang memanfaatkan skema ini.
President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin mengatakan, sejumlah ketentuan yang disepakati kedua negara akan diterapkan sebagai suatu prosedur keberangkatan dan kedatangan.
"Sejumlah check point akan dilalui oleh penumpang rute Indonesia–Singapura yang memanfaatkan jalur TCA/RGL ini, di mana prosedur yang diterapkan fokus pada aspek kesehatan," ujar Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Minggu (18/10).
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya