Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Indonesia gabung blok dagang AS, pengangguran berpotensi naik

Indonesia gabung blok dagang AS, pengangguran berpotensi naik Pekerja tekstil. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pengangguran berpotensi meningkat jika Indonesia terburu-buru memutuskan bergabung ke dalam Trans-Pacific Partnership (TPP). Sebab, Indonesia tak bisa menutup pasar tenaga kerja dalam negeri untuk pekerja dari negara tergabung dalam blok dagang Amerika Serikat tersebut.

"Pekerja Indonesia akan langsung bersaing dengan asing. Dengan kesiapan yang masih belum memadai membuat persaingan tidak imbang, dan dapat menyebabkan pengangguran yang tinggi," kata Rektor Universitas Paramadina Firmanzah, di Jakarta, Jumat (6/11).

Menurutnya, TPP mensyaratkan kesetaraan perlakuan antara perusahaan pelat merah dengan korporasi swasta. Di sisi lain, peran pemerintah dalam ekonomi kian terbatas.

Ini dinilainya bertentangan dengan Nawa Cita Presiden Jokowi. Dimana, pemerintah harus selalu hadir membangun tata kelola bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.

"Jangan masuk TPP, kalau kita masing ingin BUMN enjadi aktor penting dalam pembangunan. Sedangkan TPP tidak ada perbedaan dalam perlakuan. BUMN harus diberlakukan sama dengan swasta nasional dan global, karena itu poin terpenting‎ di TPP. UKM juga akan diatur," tegasnya.

Mantan staf khusus bidang ekonomi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu meminta pemerintah mengkaji lebih dalam dampak TPP terhadap ekonomi Indonesia.

"Kalau terpental-pental lebih baik tunda dulu. Perlu ada pembahasan lebih konprehensif," katanya. "Saya menyarankan task force lintas kementerian untuk mengetahui cost and benefit kalau Indonesia ada di TPP."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP