Indonesia 'diserbu' industri mainan anak
Merdeka.com - Indonesia disebut menjadi pasar potensial untuk penjualan permainan anak, salah satunya permainan imajinasi anak yakni Lego. Sebab, Indonesia memiliki 250 juta penduduk, dan banyak anak anak sehingga diharapkan berdampak kepada penjualan Lego.
"Indonesia merupakan pasar potensial kami, dalam penjualan Lego, karena penduduknya banyak dan tentu minat untuk membeli juga pasti tinggi," kata. Direktur Lego SBU. Ermeging Asia, Sudip Mall di Jakarta, Kamis (16/6).
Lego saat ini menambah toko dengan membuka LCS Grand Indonesia di Jakarta. Saat ini, toko mainan Lego Sertified Store (LCS) baru ada empat di Indonesia, yaitu di Grand Indonesia Shopping Town West Mall lantai 2, Cilandak Town Square, Grand City Mall Surabaya, dan Beachwalk Shopping Centre Kuta Bali.
Pada bulan November mendatang, Lego akan membuka 3 toko lagi dan bulan Desember 8 toko yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. "Tahun ini Lego juga merencanakan membuka lagi 11 LCS , 3 pada bulan November dan 8 bulan Desember," katanya.
LCS merupakan toko resmi yang khusus menjual produk asli Lego termasuk asesorisnya. Selain menawarkan koleksi, LCS juga menawarkan suasana tempat berbelanja dan produk dengan fitur unik yang dapat menginspirasi dan mengembangkan imajinasi melalui permainan bangun ruang yang kreatif baik bagi anak maupun dewasa.
LCS Grand Indonesia disiapkan area bermain Lego yang selalu menjadi pusat atau daya tarik bagi anak-anak, di mana mereka dapat mengeksplorasi kreativitas mereka dalam membuat suatu bangunan.
LCS merupakan tempat bagi anak anak dan orang dewasa penyuka permainan Lego, mencari inspirasi untuk kreasi bangunan, pengunjung dapat menciptakan miniatur lego city baik bentuk rumah, manusia, binatang dan lain lain bahkan seperti aslinya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya