Indonesia berpotensi jadi produsen industri halal nomor satu dunia
Merdeka.com - Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, saat ini Indonesia menjadi pasar menarik bagi industri halal global. Padahal, dengan segala potensi yang dimiliki, Indonesia bisa menjadi produsen industri halal nomor wahid di dunia.
Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (BI), Anwar Bashori menyebutkan, dengan jumlah penduduk muslim yang besar dan rasio penduduk milenial yang semakin besar merupakan pasar domestik yang perlu ditangkap oleh produsen lokal.
"Kecenderungan milenial yang mudah beradaptasi dengan perubahan lifestyle, kemampuan teknologi, merupakan peluang untuk mensosialisasikan ekonomi dan keuangan syariah," kata Anwar di gedung BI, Senin (24/9).
Dia mengungkapkan, saat ini ada 7 sektor industri halal yang mempunyai potensi cukup besar dalam skala global. 7 sektor tersebut adalah halal food, modest fashion, halal travel, halal cosmetics, halal pharmaceuticals, halal media & recreation dan islamic finance.
Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC), Sapta Nirwandar mengungkapkan di Indonesia sendiri dari ke tujuh sektor tersebut ada lima di antaranya yang bisa betul-betul digali, salah satunya sektor pariwisata atau halal travel.
"Tourism potensi besar itu yang kami kembangkan besar, nomor 2 kunjungan pariwisata. Services sediakan tempat-tempat ibadah, makanan," kata Sapta.
Selain itu, potensi besar ada di sektor makanan, baik makanan jadi, setengah jadi maupun olahan. "Tapi yang paling gampang adalah kosmetik dan fesyen karena itu terlihat, kalau food gak terlalu kelihatan," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya