Indonesia Bakal Impor 230 Juta Dosis Remdesivir dari India Bulan Ini
Merdeka.com - Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto mengatakan, pihaknya akan mengimpor 230 juta dosis atau vial remdesivir dari India. Impor obat tersebut, akan tiba di Indonesia dalam 2 tahap pada bulan ini.
Tahal pertama akan diimpor sebanyak 140.000 pada minggu kedua yaitu 11 Juli. Kemudian berikutnya sebanyak 90.000 vial pada 15 Juli. "Sehingga secara keseluruhan kita bulan ini akan dapat sekitar 230.000 vial," ujarnya dalam rapat bersama DPR, Jakarta, Rabu (7/7) .
Adapun Remdesivir adalah obat yang dikonsumsi lewat infus dan tidak diedarkan di pasaran. Obat tersebut hanya tersedia di rumah sakit. "Jadi memang ini tidak bisa diperoleh di apotek. Ini hanya tersedia di rumah sakit," katanya.
Indofarma sendiri mengimpor Remdesivir dari perusahaan farmasi asal India, Mylan Laboratories Limited. Alasannya karena perusahaan tersebut telah memperoleh lisensi resmi dari Gilead Sciences, Inc.
Gilead adalah perusahaan farmasi bergengsi asal Amerika Serikat (AS) yang fokus kepada penemuan, pengembangan, dan komersialisasi obat yang berinovasi. Obat jenis remdesivir itu diberitakan terbukti banyak menyembuhkan pasien Covid-19 di AS.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya