Inalum masih kaji pembentukan saham patungan untuk kelola 51 persen saham Freeport
Merdeka.com - PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) sedang melakukan kajian pembentukan perusahaan patungan bersama Pemerintah Daerah Papua untuk mengelola 51 persen saham PT Freeport Indonesia.
Direktur Utama Inalum, Budi Gunadi Sadikin mengaku telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah Daerah Papua untuk membicarakan mekanisme pengelolaan saham 51 persen. Untuk diketahui, dari 51 persen saham Freeport yang akan dimiliki pihak nasional, 80 persennya dimiliki Inalum sedangkan 20 persen dimiliki Pemerintah Daerah Papua.
"Pemda juga, kemarin saya baru dari Papua, kita bicarakan sama pemda nanti masuknya seperti apa. kita rapikan semua," kata Budi, di Kantor Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Selasa (7/8).
Menurut Budi, nantinya Inalum dan Pemerintah Daerah Papua akan membuat perusahaan patungan, untuk mengelola 51 persen saham Freeport Indonesia yang sudah diakuisisi. "Dibantu sama Inalum. Iya, kita musti bikin Joint Venture sama pemda," ujarnya.
Budi melanjutkan, untuk mitra perusahaan patungan bersama Inalum belum ditentukan bentuknya, saat ini masih dalam kajian antara menggunakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sudah ada atau membuat perusahaan baru.
"Ya, kita masih mengkaji apakah pakai perusahaan baru atau BUMD yang ada," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya