Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Impor garam dipangkas separuh, KKP putar otak genjot produksi

Impor garam dipangkas separuh, KKP putar otak genjot produksi garam. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan harus memutar otak guna meningkatkan produksi garam lokal. Sebab, Kementerian Perdagangan telah memangkas kuota impor garam tahun ini menjadi separuh ketimbang tahun sebelumnya sebesar 2 juta ton.

"Garam impor dipangkas 50 persen. Dulu 2 juta ton impor, sekarang hanya setengahnya," kata Direktur Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil KKP Sudirman Saad di Jakarta, Selasa (31/3)

Makanya, lanjut Sudirman, pihaknya menargetkan satu hektar lahan mampu menghasilkan seratus ton garam.

Terlepas dari itu, diakuinya, petani garam Indonesia masih sulit untuk memenuhi kebutuhan industri. Petani hanya mampu menghasilkan sekitar 1 juta ton garam industri dari kebutuhan sekitar 2 juta ton.

"Garam industri hanya 1 juta ton. Saat ini petani belum bisa," ujarnya.

Sekedar tambahan, kebutuhan garam nasional saat ini mencapai 4,02 juta ton. Terdiri dari garam industri 2,05 juta ton dan garam konsumsi 1,96 juta ton.

Sedangkan produksi garam nasional sebanyak 2,55 juta ton. Berasal dari PT Garam sebanyak 350 ribu ton dan pertanian garam rakyat 2,2 juta ton.

Pemerintah menargetkan produksi garam nasional mencapai 4,6 juta ton. Terdiri garam rakyat 3,2 juta ton dan PT garam 1,4 juta ton.

Ini untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan garam nasional sebanyak 4,5 juta ton. Terdiri dari garam industri 2,3 juta ton dan garam rakyat 2,2 juta ton.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP