Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Impor dari AS bisa meningkat 3 persen

Impor dari AS bisa meningkat 3 persen impor ekspor. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Kesepakatan kerjasama antara Usaha Kecil Menengah (UKM) dari Amerika Serikat dan Indonesia, secara otomatis akan memperbesar porsi dan volume perdagangan dua negara. Wakil Ketua Kaukus Indonesia-USA Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan kerjasama dua negara bisa diartikan sebagai kerjasama impor perdagangan.

"Impor kita dari AS baru sepersepuluh dari total impor kita. Ini juga pertama kali perusahaan UKM mereka datang ke sini. Jadi kesempatan kita besar dengan UKM asal AS ini," jelas Bobby dalam pertemuan bisnis Trade Winds-Asia dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Jakarta, Senin (21/5).

Impor dari negeri paman sam tersebut diperkirakan bakal meningkat 3 persen dari posisi saat ini. Nilai impor AS ke Indonesia sejauh ini sudah mencapai USD 200 miliar. Mengenai potensi investasi dari kerjasama ini, Bobby mengatakan belum mengetahui secara detail. Sebab, kata dia, masih diperlukan adanya pertemuan lanjutan untuk membahas kerjasama ini lebih lanjut.

"Selain itu kita juga berupaya dari sisi industri ini regulasi dan legislasinya cukup bisa menarik mereka," papar Bobby.

Potensi meningkatnya impor wajar. Sebab, perusahaan UKM asal Amerika yang menjalin kerjasama bisnis dengan pengusaha Indonesia, jumlahnya cukup banyak. Dia menyebutkan, 17 perusahaan UKM AS berkomitmen melakukan kerjasama bilateral.

"Perusahaan AS yang datang ini kan UKM. Ini cocok dengan kita karena kita juga ingin mempertebal kelas menengah," ujar Bobby.

Perusahaan UKM asal AS tersebut bergerak di berbagai bidang, seperti farmasi, kesehatan, manufaktur, lingkungan, pertambangan, listrik, dan lain-lain. Perusahaan UKM asal AS juga akan menjalin kerjasama bidang teknologi.

(mdk/oer)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP