Implementasi GPN, Indonesia masuki sistem pembayaran era baru
Merdeka.com - Direktur Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), Bayu Hanantasena, mengatakan dengan adanya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) maka sistem pembayaran di Indonesia akan memasuki era baru. Pihaknya telah ditunjuk sebagai lembaga switching GPN di mana nantinya Sistem Pembayaran Nasional akan saling terhubung (interconnected) dan mengoperasikan (interoperable).
"Kami tetap mengutamakan faktor keamanan, manajemen resiko, perlindungan konsumen, dan pengolahan data transaksi secara mandiri di dalam negeri Indonesia," kata Bayu, dalam acara Sosialisasi Program Debit Gerbang Pembayaran Nasional di Jaringan ATM Bersama yang bertema 'Membangun Era Baru Sistem Pembayaran Indonesia' di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Rabu (25/4).
Bayu menjelaskan, Artajasa selaku pengelola jaringan ATM Bersama dan salah satu principal terbesar di Indonesia, merupakan salah satu institusi yang terlibat dalam pembentukan, pembangunan dan pengoperasian GPN.
"Sebagai perusahaan yang telah memperoleh lisensi Lembaga Switching GPN dari Bank Indonesia, Artajasa senantiasa mendukung langkah yang dilakukan Bank Indonesia dalam mengimplementasikan GPN, termasuk dalam hal mensosialisasikan implementasi GPN ini kepada Anggota ATM Bersama," ujarnya.
"Untuk memastikan terimplementasinya GPN secara baik, kami ikut melakukan sosialisasi kepada seluruh stakeholder, agar masyarakat memahami manfaat dan kelebihan GPN sehingga sistem ini dapat diterima dan dimanfaatkan secara nasional," sambungnya.
Dia mengungkapkan, saat ini sebanyak 16 bank telah melayani nasabahnya melalui layanan ATM Bersama Debit dan 58 bank dalam fase persiapan implementasi ATM Bersama Debit. "Kami menyiapkan berbagai layanan untuk membantu industri perbankan tumbuh cepat namun tetap comply dengan ketentuan Bank Indonesia."
Bayu menjelaskan GPN merupakan momentum yang tepat dalam membangun era baru dalam sistem pembayaran di Indonesia. Di mana, tren sistem pembayaran di Tanah Air yang saat ini mengarah ke cashless society dan digital payment diyakini akan tumbuh signifikan seiring dengan semakin tingginya intensitas nasabah dalam melakukan transaksi non tunai.
"Kami optimis dapat memberikan kontribusi positif bagi industri sistem pembayaran nasional dalam menghadapi era baru sistem pembayaran nasional. Untuk itu, kami siap bermitra dan berkolaborasi dengan customer untuk mendukung pengembangan bisnis tersebut. Kami pun menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi era sistem pembayaran yang baru yang menuntut kecepatan serta pengalaman di di bidang sistem pembayaran."
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya